3 Teknik Mengerem Sepeda Motor Sesuai Klasifikasi Kecepatan, Bekal Aman Berkendara di Jalan Raya

- 25 April 2024, 12:22 WIB
3 Teknik Mengerem Sepeda Motor Sesuai Klasifikasi Kecepatan, Bekal Aman Berkendara di Jalan Raya
3 Teknik Mengerem Sepeda Motor Sesuai Klasifikasi Kecepatan, Bekal Aman Berkendara di Jalan Raya /Instagram @tutorteknik/

PORTAL MAJALENGKA - Berkendara sepeda motor di jalan raya penting ekstra waspada, kelengahan bisa mengundang bahaya. Tak jarang karena kurang konsentrasi akhirnya celaka.

Kewaspadaan selama berkendara sepeda motor di jalan raya wjaib dijaga. Konsentrasi menjadi bekal pengendara di perjalanan, pengereman menjadi salah satu kunci untuk menghindari berbagai hal yang tak diinginkan.

Ada banyak terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor yang menubruk atau menabrak kendaraan lainnya yang ada di depan. Ini sering terjadi akibat pengendara lalai, sehingga tidak menguasai rem.

Baca Juga: Motor Matic Jadi Loyo Kehilangan Tenaga? Tenang Jangan Cemas, Pelajari Penyebab dan Cara Mengatasinya di Sini

Dalam hal ini selain fokus konsentrasi Pengendara sepeda motor (pemotor) juga dituntut harus terampil dalam pengereman yang merupakan kendali kendaraan.

Sebenarnya untuk mengerem sepeda motor, seorang pengendara mesti tahu kecepatan motor dikendarainya. Karena pada intinya teknik sistem pengereman pada kendaraan sepeda motor tergantung kecepatannya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 3 teknik pengereman sesuai klasifikasi kecepatan kendaraan, yaitu:

Baca Juga: Banjir Terjang Sukabumi Akibat sungai Cisepan Meluap

Pertama teknik mengerem pada kecepatan pelan. Teknik ini dilakukan ketika sepeda motor berada pada kecepatan di bawah 30 KPJ. Pada kondisi ini pemotor saat melakukan pengereman cukup menggunakan rem belakang saja. 

Kedua, teknik mengerem pada kecepatan sedang. Teknik ini bisa digunakan ketika kecepatan motor dalam kondisi antara 30 KPJ sampai 80 KPJ. Dalam teknik ini pemotor bisa menggunakan rem kombinasi, yakni rem depan, rem belakang, dibantu dengan pengereman mesin (engine brake). 

Ketiga, teknik pengereman pada kecepatan tinggi. Ketika kecepatan motor sudah di atas 80 KPJ, ini sudah masuk katagori tinggi. Teknik pengeremannya hampir tidak berbeda dengan pengereman kondisi sedang.

Baca Juga: Pabrik Biochar SAWA di Majalengka Diresmikan, Dukung Praktik Lingkungan Berkelanjutan

Secara umum pedal rem membutuhkan jarak main antara 20 MM sampai 30 MM, karena itu usahakan setelan rem jangan terlalu dalam.

Kondisi rem yang terlalu dalam dipastikan tidak bakal nyaman mengoperasikannya baik bagi kaki kanan dalam mengerem atau tuas kiri rem pada motor matic. Kondisi bahaya bisa terjadi ketika melakukan pengereman dalam keadaan rem seperti itu.

Untuk meminimalisir kecelakaan, sebaiknya kontrol kecepatan. Sehingga memungkinkan rem berfungsi baik dan bisa terkendali. Bagaimanapun keamanan dan keselamatan saat berkendara sepeda motor lebih penting dan utama. Demikian semoga bermanfaat.***

Editor: Husain Ali


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah