Usut Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino, Pemilik Kafe Bakal Dipanggil Polisi

21 April 2022, 22:04 WIB
Usut Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino, Pemilik Kafe Bakal Dipanggil Polisi /Kolase PMJ News/

PORTAL MAJALENGKA - Kasus pengeroyokan yang dilakukan Putra Siregar dan Rico Valentino terus bergulir hingga sekarang.

Sebelumnya, selebgram Chandrika Chika telah memenuhi panggilan polisi terkait kasus pengeroyokan yang melibatkan Putra Siregar dan Rico Valentino pada Kamis, 21 April 2022.

Setelah itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susanto juga berencana meminta keterangan saksi dari pemilik kafe atas pengeroyokan yang dilakukan Putra Siregar dan Rico Valentino.

Baca Juga: Chandrika Chika Akan Diperiksa Hari Ini, Terkait Kasus Pengeroyokan Putra Siregar

Pemilik Kafe CD Senopati Kebayoran Lama, Jakarta Selatan akan dipanggil untuk dimintai keterangan saksi dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap korban Nuralamsyah.

"Nanti (pemilik kafe) akan diperiksa, karena yang bersangkutan sempat kena pukulan juga," ungkap Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 21 April 2022 dikutip dari PMJ News.

Namun, Budhi belum menjelaskan secara detail kapan waktunya sang pemilik kafe CD Senopati dijadwalkan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Chandrika Chika,Sosok Wanita di Balik Kasus Pengeroyokan Putra Siregar, Akan Segera Diperiksa

Budhi menerangkan sebab hal tersebut merupakan ranah dari penyidik.

"Nanti saya tanyakan ke Kasat (Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan) karena yang jadwalkan penyidik," kata Budhi.

Telah diinformasikan bahwa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan bos PS Store Putra Siregar dan artis Rico Valentino sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan terhadap seorang korban bernama Nuralamsyah.

Baca Juga: Artis Billy Syahputra Akan Dipanggil Bareskrim Polri Kamis Depan Terkait DNA Pro

Adapun untuk kejadian pengeroyokan itu, terjadi di sebuah kafe CD yang berlokasi di Senopati, Jakarta Selatan.

Kedua tersangka dalam pengeroyokan itu dilakukan dalam kondisi mabuk setelah minum-minum.

"Jadi korban dan pelaku berada di kafe tersebut dan kondisinya dalam keadaan minum. Peristiwa ini dipicu karena ada satu kawan perempuan di kelompok RV dan PS yang mendatangi meja korban," terang Budhi beberapa waktu lalu.***

Editor: Husain Ali

Tags

Terkini

Terpopuler