Asesmen Lapangan Prodi PBSI, Alumni Berharap STKIP Yasika Majalengka Membuka Program Pascasarjana

- 21 Desember 2023, 07:00 WIB
Asesor Lamdik bersama seluruh unsur terkait Prodi PBSI STKIP Yasika Majalengka berfoto bersama usai acara penutupan asesmen lapangan yang berlangsung dua hari,
Asesor Lamdik bersama seluruh unsur terkait Prodi PBSI STKIP Yasika Majalengka berfoto bersama usai acara penutupan asesmen lapangan yang berlangsung dua hari, /Pikiran Rakyat/Portal Majalengka/

PORTAL MAJALENGKA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP Yasika Majalengka kembali mendapat penilaian dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik).

Dalam waktu dua hari yakni Senin dan Selasa tanggal 18-19 Desember 2023, dua orang Profesor dari dua perguruan tinggi negeri yang ditunjuk menjadi asesor Lamdik turun langsung melakukan asesmen lapangan (AL) atau penilaian ke kampus yang berlokasi di Desa/Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka tersebut.

Dua guru besar yang melakukan penilaian lapangan tersebut yakni asesor satu Prof. Dr Hari Bakti Mardikantoro, M.Hum yang merpakan salah satu guru besar Universitas Semarang (UNES) Jawa Tengah dan Prof. Dr Haznah Faizah AR, M.Hum yang merupakan salah satu guru besar di Universitas Negeri Riau.

Baca Juga: MUI Larang Golput! Berikut Asal-Usul dan Menurut Undang-Undangnya

Selama dua hari, dua asesor tersebut melakukan penilaian terhadap semua aspek pengelolaan pendidikan tinggi khususnya Prodi PBSI STKIP Yasika Majalengka yang saat ini dipimpin Ketua Prodi Rosi Gasanti, M.Pd dibawah bimbingan Wakil Ketua I Bidang Akademik, Lanlan Muhria, M.Pd dan Ketua STKIP Yasika Majalengka sebagai penanggungjawab, Arip Amin, M.Pd, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Drs Aceng Jaelani, M.Ag, serta Ketua Dewan Pembina Prof. Dr H Cecep Sumarna, M.Ag.

Dalam closing ceremony yang berlangsung Selasa sore, Prof. Dr Hari Bakti Mardikantoro, M.Hum mengatakan, dalam dua hari asesor dari Lamdik melakukan penilaian, STKIP Yasika Majalengka menunjukkan gambaran yang betul-betul sesuai aslinya.

Kenapa dikatakan demikian karena ada lembaga pendidikan yang saat akan dinilai meminjam ke lembaga lain untuk menutupi berbagai kekurangan sehingga selesai dinilai tetap saja banyak kekurangannya.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, MUI Tegaskan Hukum Golput Haram

"Satu hal yang menjadi catatan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Prodi PBSI STKIP Yasika ini antara lain perlu adanya penambahan jumlah dosen yang sesuai bidang keilmuan sehingga antara jumlah mahasiswa dan dosen bisa seimbang.

Halaman:

Editor: Andra Adyatama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah