Dialog Menegangkan Sunan Giri dengan Syekh Siti Jenar, Detik-detik sebelum Dihukum Mati

- 21 Juni 2022, 19:48 WIB
Ilustrasi Syekh siti jenar
Ilustrasi Syekh siti jenar /YouTube

Karena telah berani membuka ilmu rahasia dengan tidak sepantasnya. Hakikat Tuhan diajarkan langsung tanpa ditutup tutupi. Itu tindakan kurang bijaksana.

Seharusnya ilmu itu hanya diberikan kepada mereka yang telah matang ilmunya dan tidak kepada setiap orang.

Baca Juga: Perbincangan Ilmu Rahasia Sunan Bonang, Sunan Gunung Jati, Sunan Kalijaga, Syekh Siti Jenar: Kita Buka Tabir

Dalam ulasan tersebut dinyatakan, para wali tidak menemukan kesalahan teologi dalam ajaran sasahidan yang diajarkan Syekh Siti Jenar.

Ajaran sasahidan itu tampaknya berkaitan engan ajaran tasawuf al-Hallaj dan Ibnu Araby.

Yaitu ajaran yang didasarkan ada keyakinan bahwa di dalam diri manusia sebagai ciptaan (khalq) tersembunyi asir Yang Ilahi (Haqq).

Ajaran itu didasarkan pada dalil yang menyatakan bahwa lah telah "meniupkan" (nafakhtu) sebagian ruh-Nya (rübi) ke dalam diri manusia rtama (Adam) yang dicipta dari tanah (QS. Shâd [38]: 72).

Sementara itu, menurut para pengikut Tarekat Akmaliyah, guru ruhani mereka Syekh Siti Jenar tidak dibunuh oleh Walisongo.

Melainkan ajarannya saja yang dibunuh dan tidak boleh disebarluaskan. Wallahu alam bishobwab.***

Halaman:

Editor: Muhammad Ayus

Sumber: Buku Atlas Walisongo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah