Psikolog: Anak yang Sering Dipeluk Lebih Tangguh Hadapi Perundungan dari Lingkungannya

- 28 Desember 2020, 07:00 WIB
Ilustrasi pelukan orangtua kepada anak.
Ilustrasi pelukan orangtua kepada anak. /Pixabay/AdinaVoicu.

PORTAL MAJALENGKA - Psikolog dari Ikatan Psikologi Olahraga Wiene Dewi Toorisnawati mengatakan anak yang sering dipeluk oleh orangtuanya akan lebih tangguh menghadapi perundungan oleh teman-teman atau lingkungannya.

"Itu terjadi karena anak terlebih dahulu sudah mendapatkan rasa aman dan nyaman dari orangtuanya," kata dia saat diskusi daring dengan tema "Kekuatan pelukan" yang dipantau di Jakarta, Minggu seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan anak-anak yang terbiasa dipeluk oleh orangtuanya menganggap perisakan atau perundungan tadi sebagai hal yang biasa sehingga mereka lebih siap ketika bergaul.

Baca Juga: Jaminan Islam Terhadap Nasib Guru dan Honorer

Artinya, lanjut dia, anak-anak yang sudah mendapatkan kekuatan pelukan tadi menganggap perisakan bukan suatu beban yang besar atau bisa mengakibatkannya stres.

"Jadi dia merasa tidak diserang ketika dibuli," kata lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Lebih jauh, Dewi mengibaratkan anak-anak yang terbiasa dipeluk tadi telah memiliki kuda-kuda yang kokoh. Sehingga bila ada serangan, maka ia tidak akan mudah jatuh atau roboh.

Baca Juga: Lebih dari 1,9 Juta Keluarga Terdampak COVID-19 di Jabar Terima Bansos Tahap IV

Selain itu, anak yang biasa dipeluk tadi akan memiliki empati pada orang lain, lebih menghargai diri sendiri dan tidak gampang stres.

Bagi orangtua yang anaknya sudah beranjak remaja, ia tetap menyarankan hal itu dilakukan namun dengan cara bertahap.

Sebab, anak akan kaget ketika orangtua mereka tiba-tiba memeluk. Dengan memulai pelukan pada anak, maka hubungan atau kedekatan antara anak dan orangtua lebih kuat lagi.

Baca Juga: Mengintip Balada Emperan Pustaka Indramayu, Rela Keliling Tingkatkan Minat Baca

Perlu juga diketahui, anak yang sudah terbiasa mendapatkan pelukan dari orangtua maka memiliki kepribadian lebih matang. Selain itu, mereka juga akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan atau menyelesaikan masalah.

"Sebab anak sudah memiliki bekal aman dan nyaman dari kekuatan pelukan tadi," katanya.***

Editor: Andra Adyatama

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x