Mengenal Ibnu Khaldun, Sosok Sejarawan Muslim yang Fenomenal

- 9 Agustus 2022, 19:38 WIB
Ilustrasi Ibnu Khaldun, sejarawan muslim yang fenomenal. pixabay.com/guvo59
Ilustrasi Ibnu Khaldun, sejarawan muslim yang fenomenal. pixabay.com/guvo59 /

PORTAL MAJALENGKA - Nama lengkapnya adalah Abd Al-Rahman Ibn Khaldun. Dia lahir di Tunisia pada tahun 1332 M.

Pada tahun 1352 M, Ibnu Khaldun berkelana ke Barat dan menetap di Fez. Kemudian dia pergi ke Timur menuju ke Iskandariah dan Kairo. Di sana dia bertemu dengan Mamluk Sultan Al-Zahir Barquq yang menunjuknya menjadi guru besar fiqh madzhab Maliki dan hakim Agung Mesir.

Menjelang akhir hayatnya pada tahun 1401, Ibnu Khaldun bertemu dengan Timurlane di luar garis perbatasan Damaskus.

Baca Juga: Mengenal Sosok Yaqut Al-Hamawi, Penulis Ensiklopedi Geografi

Timurlane menyambut Ibnu Khaldun dengan antusias serta mengungkapkan minatnya untuk mengangkat Ibnu Khaldun sebagai pejabar pemerintahannya, akan tetapi Ibnu Khaldun menolaknya dan lebih memilih untuk kembali ke Kairo dan melanjutkan pekerjaannya sebagai qadhi dan menulis hingga akhir hayatnya.

Ibnu Khaldun merupakan pendiri ilmu sosial, ahli sejarah dan pengarang buku penting dalam warisan bangsa Arab yang berjudul Al-Muqaddimah yang berisi _Al-'Ibar_, _diwan al-Mubtada'_wa al-akhbar_, _fi ayyam al-'Arab wa al-Ajam wa al-barbar wa man Ansharuhum min al-Sulthan al-Akhbar_.

Dalam kajian mengenai sejarah Arab Timur, Ibnu Khaldun banyak bersandar kepada ahli sejarah sebelumnya, khususnya al-Thabari dan Ibnu Al-Atsir.

Baca Juga: Mengenal Sosok Al-Kashi, Maestro Astronomi Pertama yang Memperkenalkan Pecahan Desimal

Oleh para sarjana Blbarat, Ibnu Khaldun dinyatakan sebagai sarjana pertama yang mengemukakan prinsip sosiologi. Dengan pandangan-pandangannya,

Ibnu Khaldun telah menyingkirkan prinsip-prinsip keadilan sosial dan politik ekonomi, jauh mendahului Marx dan para sarjana barat.

Ibnu Khaldun juga memiliki berbagai buku karangan dalam bidang logika, ilmu pasti, sufisme, syarah untuk kumpulan-kumpulan syair dan sejarah hidupnya sendiri.

Baca Juga: Sosok Izzuddin Bin Al-atsir, Sang Penulis Ensiklopedi Sejarah Dunia Islam

Dapat dikatakan bahwa jika semua karangan buku Ibnu Khaldun itu hilang, termasuk buku Al-'Ibar. Kecuali buku al-Muqaddimah, Ibnu Khaldun akan menduduki tempat tertinggi sebagai seorang yang ahli dalam sejarah pemikiran manusia.

Dalam buku Al-Muqaddimah, Ibnu Khaldun memberikan pemecahan terhadap apa yang kita sebut sebagai fenomena sosial.

Ibnu Khaldun sendiri menyebutnya sebagai Kondisi sosial manusia. Dalam karyanya itu fia mengungkapkan penemuannya tentang hukum-hukum yang berlaku bagi muncul dan berkembangnya fenomena tersebut.

Baca Juga: Dialog Tingkat Tinggi Habib Luthfi bin Yahya dan Seorang Kiai Sepuh, Mengupas Sebutir Nasi

Suatu hukum yang belum pernah disebut oleh seorangpun sebelum Ibnu Khaldun, dan juga belum pernah dikaji oleh ilmuan sebelumnya sebagaimana mengkaji astronomi, ilmu alam, kimia, anatomi, dan lain sebagainya. *

Editor: Ayi Abdullah

Sumber: Buku 125 Ilmuan Muslim Pengukir Sejarah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x