Harga Bawang Merah di Majalengka Tembus Rp 80 Ribu

- 24 April 2024, 06:55 WIB
Pedagang bawang merah/RRI
Pedagang bawang merah/RRI /

PORTAL MAJALENGKA - Harga bawang merah di pasar tradisional di Kabupaten Majalengka meroket hingga lebih dari 100 persen. Kondisi itu dikeluhkan tak hanya oleh konsumen, namun juga oleh pedagang. 

Seperti di Pasar Kadipaten, Kabupaten Majalengka, harga bawang merah yang dijual oleh para pedagang saat ini ada di kisaran Rp 60 ribu per kilogram. Padahal dalam kondisi normal, harga bawang merah hanya berkisar Rp 28 ribu per kilogram.

Sementara bawang merah dengan kualitas super, lebih mahal lagi, yakni di kisaran Rp 80 ribu per kilogram. Biasanya, pedagang menjual bawang merah dengan kualitas tersebut dengan harga Rp 40 ribu per kilogram.

Baca Juga: Sungai Rupit Meluap, Banjir Bandang Terjang Musi Ribuan Warga Jadi Korban

Kenaikan harga bawang merah itu disebut akibat pengaruh cuaca ekstrim di daerah sentra penghasil bawang merah. Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani yang gagal panen sehingga mengurangi pasokan kepada para pedagang.

Salah seorang pedagang di Pasar Kadipaten, Neng Hasanah, mengatakan, kenaikan harga bawang merah sejak beberapa hari yang lalu itu telah menyebabkan omset penjualannya jadi menurun. Pasalnya, konsumen mengurangi pembelian bawang merah mereka.

"Ya setengahnya omset hilang. (Konsumen) yang biasanya membeli bawang merah seperempat kilogram, sekarang mah cuma satu ons bahkan setengah ons," ujar Hasanah, Selasa 23 April 2024.

Baca Juga: PKS Ajukan Dua Nama Untuk Maju di Pilkada Majalengka

Hasanah mengatakan, selain bawang merah, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas lainnya. Di antaranya, bawang putih, tomat dan bawang daun.

Halaman:

Editor: Andra Adyatama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah