OBROG-OBROG MAJALENGKA, Berapa Saweran untuk Satu Kali Pesan Lagu

9 April 2024, 13:32 WIB
Obrog-obrog Majalengka, Lakukan Pemupukan, /Rahman Prayitno Sodikin /Portal Majalengka

PORTAL MAJALENGKA - Di Kabupaten Majalengka pada bulan Ramadhan atau bulan puasa sangat khas dengan adanya obrog-obrog.

Obrog-obrog merupakan salah satu istilah yang digunakan oleh warga Majalengka untuk menamakan salah satu seni tradisional.

Obrog-obrog biasa dilakukan oleh para seniman musik yang berkeliling kampung untuk membangunkan para warga agar bisa melaksanakan makan sahur di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Gempa Bumi Dirasakan di Distrik Ransiki Papua Barat dengan Kekuatan Magnitudo 6,1

Obrog-obrog bukan hanya di Majalengka saja, tetapi di beberapa wilayah lain pun ada, namun istilahnya saja yang mungkin berbeda.

Para seniman ini akan berkeliling setiap malam di bulan Ramadhan dengan tujuan untuk membangunkan warga untuk melakukan sahur.

Personil obrog-obrog atau anggotanya ini jumlahnya berbeda-beda. Ada yang berjumlah 5 orang dan bisa juga lebih.

Baca Juga: Perang Dahsyat antara Mataram dengan Kesultanan Cirebon, Kehebatan Panembahan Ratu Keturunan Sunan Gunung Jati

Para seniman obrog-obrog ini tidak ada yang membayar dalam melakukan kegiatan ini.

Para seniman ini hanya mengandalkan para warga yang mau memberikan beras atau sejumlah uang seikhlasnya saja dari warga.

Adapun sedikit sampingan yang diperoleh oleh para seniman ini adalah jika mereka ada yang mau memberikan saweran.

Biasanya saweran yang diterima oleh pimpinan obrog-obrog ini sebesar Rp 5.000 per satu lagu.

Lagu pun bisa diputar atau dinyanyikan sesuai pesanan orang yang memberikan uang saweran tersebut.

"Murah Mas, cuma lima ribu perak satu lagu," ucap Dede Mahdar Keuta RT Desa Ligung, Majalengka kepada Tim Portal Majalengka, 9 April 2024.

Menurutnya, obrog-obrog ini juga merupakan seni tradisional yang harus dijaga jangan sampai hilang.

Ia mengatakan kalau kegiatan ini sangat positif di setiap bulan puasa, sehingga warga tidak ada yang telat bangun sahur.

"Sangat bagus, perlu dijaga... Warga bisa sahur tepat waktu," ucapnya.***

 

 

 

Editor: Rahman Prayitno Sodikin

Tags

Terkini

Terpopuler