PELANGI BERPUTAR INDAH dan Fenomena Alam Sangat Langka di DUNIA Pernah Terjadi di Majalengka

15 Desember 2022, 09:10 WIB
Ilustrasi pelangi. /Pixabay/Kanenori/

PORTAL MAJALENGKA - Pelangi berputar merupakan salah satu fenomena alam yang sangat langka di dunia, namun fenomena alam ini pernah terjadi di Majalengka.

Bukan hanya pelangi berputar saja fenomena langka yang pernah terjadi di Majalengka, tapi masih ada beberapa fenomena lainnya yang terjadi di Majalengka.

Berikut fenomena langka yang pernah terjadi di Majalengka, dilansir Portal Majalengka - Pikiran Rakyat dari kanal YouTube Bolokotono Tv,

Baca Juga: HASIL AKHIR DEWA UNITED vs PERSIB Bandung, Aksi Apik David Da Silva Duet dengan Ciro Alves

1. Hari Tanpa Bayangan

Kejadian langka sebagai Fenomena yang pernah terjadi di Majalengka adalah hari tanpa bayangan yang terjadi di Kabupaten Majalengka Rabu 3 Maret 2021.

Kejadian langka di Majalengka ini terjadi sekitar pukul 12.00 waktu Indonesia Barat.

Fenomena tersebut membuat geger masyarakat sebab bayangan dari suatu benda hilang, banyak masyarakat mencoba fenomena langka tersebut.

Baca Juga: Golllll, DEWA UNITED vs PERSIB Bandung, David Da Silva Duet Apik dengan Ciro Alves

Warga Majalengka banyak yang pergi ke ruangan terbuka ataupun lapangan. Mereka di situ berdiri sambil melihat bayangan-bayangan tubuh mereka sendiri.

Namun bayangan tubuh yang semestinya ada karena terkena sinar matahari, di hari itu justru tidak ada bayangan.

Bahkan ada beberapa warga Majalengka yang mencobanya dengan sebuah botol minuman yang di taruh berdiri di lapangan, namun tetap saja tidak ada bayangan dari botol tersebut.

Baca Juga: PENGUMUMAN HASIL TES WAWANCARA PPK dan PENETAPAN ANGGOTA PPK Oleh KPU Kabupaten Bandung

Prakirawan BMKG Kertajati Waijin menjelaskan, hari tanpa bayangan yang membuat geger warga Majalengka tersebut merupakan fenomena kulminasi.

Fenomena kulminasi menurutnya peristiwa matahari tepat berada di posisi paling tinggi di atas langit, sehingga bayangan apapun akan pas berada di bawah hingga tak terlihat.

2. Pelangi Berputar

Masyarakat Kabupaten Majalengka dan sekitarnya dikejutkan dengan munculnya fenomena unik dan sangat indah

Baca Juga: PENGUMUMAN HASIL TES WAWANCARA dan PENETAPAN ANGGOTA PPK, KPU Kabupaten Cirebon

Peristiwa langka yang terjadi di Majalengka itu berupa pelangi yang berputar diantara awan, dan terjadi pada Jumat 29 Maret 2019.

Seorang warga bernama Lili Yulianti mengatakan awan dan pelangi tersebut muncul sekitar pukul 17.00 waktu Indonesia Barat.

Mulanya langit mulai gelap kemudian tiba-tiba beberapa gumpalan awan menjadi terang. Tidak berselang lama muncul pelangi yang berputar-putar di antara Awan tersebut.

Terkait fenomena unik ini, BMKG Jatiwangi Bayu Satya menjelaskan penampakan pelangi berputar itu dipicu oleh adanya awan.

Dia menjelaskan posisinya yang berada di sekitar awan menyebabkan pelangi tersebut muncul dengan bentuk tampak berputar dengan suhu 40 derajat Celcius.

BMKG bidang analisis variabilitas iklim mengungkapkan, suhu terpanas Indonesia selama periode 1981 sampai 2019.

Suhu terpanas tersebut adalah lebih dari 39 derajat Celcius dari 10 suhu terpanas maksimum harian. Lima diantaranya terjadi di bulan Oktober.

3. Luapan Lumpur

Peristiwa langka ini terjadi beberapa puluh tahun ke belakang, Alun-alun Majalengka yang kini megah berdiri pernah terjadi luapan lumpur.

Itu terjadi pada tahun 1910 sampai 1920, komunitas Grup Majalengka Baheula atau Guru Mala dengan ketuanya Naroh membenarkan adanya peristiwa luapan lumpur mirip Lapindo.

Naroh juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertanya kepada orang tua tentang adanya kejadian sekitar tahun 1910 sampai 1920.

Ia bertanya tentang lumpur yang keluar di tengah alun-alun Majalengka waktu itu masih terdapat pohon beringin.

Di dekat pohon beringin itu keluar lumpur dan membentuk kubangan. Dan orang tua zaman dulu mangatakan kalau kejadian ini sangat singkat, namun sedikit menakutkan.

Itulah tiga fenomena alam yang sangat langka di dunia dan pernah terjadi di Majalengka.**

 

Sumber: YouTube Bolokotono Tv

Editor: Rahman Prayitno Sodikin

Tags

Terkini

Terpopuler