Dugaan Korupsi PD SMU, Kejari Majalengka Belum Periksa Mantan Bupati

- 11 September 2020, 20:41 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Dede Sutisna SH MH. /Portal Majalengka/Andra Adyatama


PORTAL MAJALENGKA - Kejaksaan Negeri Majalengka mengaku belum memeriksa para pejabat di Kabupaten Majalengka, termasuk bupati saat ini maupun bupati sebelumnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Guntoro Janjang Saptodi mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di PD SMU yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Majalengka.

"Pemeriksaan itu belum kami lakukan, kami masih fokus terhadap keterangan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti lainnya," kata Dia, Jum'at 11 September 2020.

Baca Juga: Bikin Uang Sendiri, Polres Garut Panggil 4 Orang Anggota Paguyuban tunggul Rahayu

Baca Juga: Kesbangpol Tegaskan Paguyuban Tunggal Rahayu di Majalengka Sudah Bubar

Sebelumnya, Kejari Majalengka terhitung sejak tanggal 3 September kemarin telah meningkatkan status penyelidikan dugaan tipikor pada PD Sindang Kasih Multi Usaha (SMU).

"Modus operandi yang terjadi yaitu adanya catatan fiktif. Sementara untuk hitungan kerugaian negara yang dihitung oleh tim penyidik Kejari Majalengka kurang lebih Rp2 Miyar," ujarnya. 

Sejak 3 Spetember 2020 kemarin, kejaksaan negeri sudah meningaktkan status dari penyelidikan menajdi penyidikan. 

Baca Juga: Sebanyak 270 Desa di Jawa Barat Berstatus Desa Mandiri

Halaman:

Editor: Andra Adyatama


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X